Gresik, Chatour Travel- Dalam Islam, yakin (اليقين) merupakan salah satu fondasi utama dalam menjalankan kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan ibadah. Secara bahasa, yaqīn berarti keyakinan yang mantap, kepastian yang tidak disertai keraguan, dan kebenaran yang telah menetap dalam hati. Dalam perspektif syariat, yakin menjadi landasan bagi seorang muslim dalam menetapkan hukum, mengambil keputusan, dan melaksanakan ibadah sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh dugaan (zhann) maupun keraguan (syakk).
Salah satu kaidah fikih yang paling terkenal berkaitan dengan konsep yakin adalah:
اليَقِينُ لَا يُزَالُ بِالشَّكِّ
Artinya: Keyakinan tidak dapat dihilangkan karena adanya keraguan.
Kaidah ini termasuk dalam al-qawā'id al-fiqhiyyah al-kubrā (lima kaidah fikih universal) yang menjadi dasar dalam penetapan berbagai hukum fikih. Maksudnya, suatu keadaan yang telah diyakini keberadaannya tetap dianggap berlaku sampai terdapat bukti yang meyakinkan bahwa keadaan tersebut telah berubah. Keraguan semata tidak cukup untuk menggugurkan suatu keyakinan.
Landasan kaidah tersebut bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW ketika menjelaskan tentang seseorang yang ragu apakah wudhunya batal atau tidak. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ، عَنْ عَمِّهِ، أَنَّهُ شَكَا إِلَى رَسُولِ اللهِ الرَّجُلَ الَّذِي يُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ يَجِدُ الشَّيْءَ فِي الصَّلَاةِ، فَقَالَ لَا يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا
Artinya: Dari 'Abbad bin Tamim, dari pamannya, bahwa ada seseorang mengadukan kepada Rasulullah tentang seseorang yang merasa seolah-olah mengeluarkan sesuatu ketika sedang salat. Maka Rasulullah bersabda:
"Janganlah ia meninggalkan (salatnya) hingga ia mendengar suara atau mencium bau." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam penerapan fikih, kaidah ini memiliki cakupan yang sangat luas. Misalnya, seseorang yang telah yakin telah berwudhu, kemudian muncul keraguan apakah wudhunya batal, maka ia tetap dihukumi suci. Begitu pula seseorang yang yakin telah melaksanakan suatu akad tetap dianggap terikat oleh akad tersebut sampai ada bukti yang menunjukkan berakhirnya akad.
Wujudkan Ikhtiar Bersama Chatour Travel
Menjawab tantangan keraguan finansial dan kekhawatiran operasional yang sering menghantui calon jamaah, Chatour Travel hadir sebagai ikhtiar terbaik Anda. Berpengalaman lebih dari 18 tahun, Chatour Travel hadir untuk meruntuhkan segala bentuk keraguan jamaah melalui transparansi manajerial dan Digital Ecosystem. Melalui aplikasi Chatour ID, jamaah mendapatkan kepastian dan ketenangan karena semua jadwal keberangkatan, tiket penerbangan, hingga visa dapat dipantau secara langsung.
Bagi Anda yang masih terbelenggu keraguan finansial, Chatour Travel juga memfasilitasi kemudahan melalui program unggulan seperti Virtual Haromain (Tabungan Chatour). Dirancang untuk membantu masyarakat agar dapat berangkat umroh dengan cara yang mudah, ringan, dan penuh keberkahan tentunya melalui aplikasi Chatour ID.

Memupuk keyakinan kepada Allah akan melahirkan ketenangan jiwa dan optimisme dalam beribadah. Jangan biarkan keraguan mengubur impian Anda. Mantapkan hati, luruskan niat, dan sempurnakan ikhtiar Anda bersama biro perjalanan berizin resmi Kementerian Agama RI. Yakinlah terlebih dahulu, niscaya jalan menuju Tanah Suci akan dimudahkan kemudian.
Seorang muslim yang telah memiliki keyakinan terhadap janji Allah bahwa setiap hamba yang bersungguh-sungguh akan dimudahkan jalannya, hendaknya tidak dikalahkan oleh keraguan seperti merasa tidak mampu secara finansial, khawatir terhadap masa depan, atau takut tidak memperoleh kesempatan berangkat. Keyakinan tersebut harus diwujudkan melalui ikhtiar yang maksimal, doa yang terus-menerus, serta tawakal kepada Allah SWT.
Referensi:
- Al-Asybah wa an-Nazhair, (Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1998), 60.
- Shahih al-Bukhari, hadis no. 137; Shahih Muslim, hadis no. 361.
- Al-Qawa'id al-Fiqhiyyah, (Damaskus: Dar al-Qalam, 2000), 127-132.
- Al-Wajiz fi Idhah Qawa'id al-Fiqh al-Kulliyyah, (Beirut: Mu'assasah al-Risalah, 1996), hlm. 75-82.
Chatour Travel Umrah Keluarga Bahagia, Haji Bersama yang Tercinta. Bersama Chatour, Pasti Berangkat.
Penulis: ARIS IMAWAN, M.Pd.I.
Editor: Redaksi CHA