Chatour Travel — Prosesi puncak ibadah haji kini memasuki fase krusial. Jutaan jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk rombongan jemaah Chatour Travel, mulai bergerak memadati kawasan Jamarot, Mekah, untuk melaksanakan wajib haji melontar jumrah pada 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah / 2026 Masehi.
Pada hari raya Idul Adha ini, jemaah diwajibkan melontar Jumrah Aqabah (jumrah besar). Momentum ini menandai perjuangan fisik dan batin jemaah setelah melewati malam mabit di Muzdalifah dan wukuf di Padang Arafah. Setelah prosesi ini selesai, jemaah akan melakukan tahallul (pemotongan rambut) dan diperbolehkan menanggalkan pakaian ihram.
Koordinator Satgas Pelindungan KJRI Jeddah, Akhmad Masbukhin, menjelaskan bahwa ritual melontar jumrah bukan sekadar aktivitas fisik. Prosesi ini membawa dua hikmah spiritual yang mendalam. Pertama, merefleksikan kepatuhan tulus Nabi Ibrahim AS saat menerima perintah Allah SWT yang cukup berat untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Kedua, menegaskan tekad jemaah untuk membuang ego dan menjadikan setan sebagai musuh utama dalam kehidupan (aduwun mubin).
Jadwal Resmi dan Waktu Larangan Lontar Jumrah 2026
Demi mengantisipasi kepadatan massa dari sekitar 1,7 juta jemaah yang bergerak bersamaan, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) telah merilis jadwal ketat per sesi. Manajemen Chatour Travel mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi pembagian waktu dan larangan berikut demi keselamatan bersama:
- Jumrah Aqabah (10 Dzulhijjah)
Waktu Melontar: Sesi 1/ 10 Dzulhijjah (Jam 00.00 - 04.00 WAS) & Sesi 2/ 10 Dzulhijjah (Jam 10.00 - 24.00 WAS).
Waktu Larangan: Jam 04.00 - 10.00 WAS.
- Jumrah Tasyriq (11 Dzulhijjah)
Waktu Melontar: Sesi 1 / 11 Dzulhijjah (Jam 17.00 - 24.00 WAS) & Sesi 2 / 12 Dzulhijjah (Jam 00.00 - 04.00 WAS).
Waktu Larangan: Jam 11.00 - 18.00 WAS.
- Jumrah Tasyriq (12 Dzulhijjah)
Waktu Melontar: Sesi 1/ 12 Dzulhijjah (Jam 05.00 - 10.30 WAS), Sesi 2 / 12 Dzulhijjah (Jam 18.00 - 12.00 WAS)
Waktu Larangan: Jam 11.00 - 14.00 WAS.
- Jumrah Tasyriq (13 Dzulhijjah)
Waktu Melontar: Sesi 1/ 13 Dzulhijjah (Jam 05.00 - 12.00 WAS).
Peringatan Tambahan : Jemaah dilarang keras melontar pada pukul 10.00 – 14.00 WAS di seluruh hari Tasyriq. Pembatasan ini diberlakukan untuk menghindari risiko cuaca panas ekstrem dan kepadatan massa yang berisiko tinggi.
Ujian Kesabaran Pascawukuf
Menghadapi lautan manusia di Jamarot, fisik dan mental jemaah benar-benar diuji. Momentum ini menjadi ujian nyata pertama setelah jemaah meraih kesucian spiritual di Arafah. Satgas Pelindungan KJRI Jeddah mengingatkan jemaah untuk senantiasa menjaga hati, menahan diri dari lisan yang kasar, serta tetap sabar saat berdesak-desakan tanpa menyakiti orang lain.
Segenap keluarga besar Chatour Travel mendoakan agar seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kelancaran dan kekuatan fisik dalam menuntaskan wajib haji ini. Semoga menjadi Haji yang Mabrur.
Chatour Travel Umrah Keluarga Bahagia, Haji Bersama yang Tercinta. Bersama Chatour, Pasti Berangkat.
Penulis: Tim Redaksi Chatour Travel
Editor: RedaksI CHA